Training dan Terapi Rehab Hati


Abu Thalha Ketua Rehab Hati Bekasi TIMUR

Materi Ruqyah Syar'iyyah | Al-Qur'an sebagai penyembuh dari segala Penyakit | Rumah Rehab Bekasi Timur 1439 H

Alhamdulillahilladzi hamdan katsiron thoyyiban mubarokan fih kama yuhibbu rabbuna wa yardho. Allahumma sholli ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.


قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آَمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ فِي آَذَانِهِمْ وَقْرٌ

Katakanlah: “Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan." (QS. Fushilat: 44)

Al-Quran adalah penyembuh bagi semua penyakit hati. Baik berupa penyakit syahwat yang menghalangi manusia untuk taat kepada syariat. Atau penyakit Syubuhat, yang mengotori aqidah dan keyakinan. Karena dalam al-Quran terdapat nasehat, motivasi, peringatan, janji, dan ancaman, yang akan memicu perasaan harap dan sekaligus takut, bagi para hamba.

Jika muncul dalam perasaannya, motivasi untuk berbuat baik, dan rasa takut untuk maksiat, dan itu terus berkembang karena selalu mengkaji makna al-Quran, itu akan membimbing dirinya untuk lebih mendahulukan perintah Allah dari pada bisikan nafsunya. Sehingga dia menjadi hamba yang lebih mencari ridha Allah dari pada nafsu syahwatnya.

Demikian pula berbagai hujjah dan dalil yang Allah sebutkan dengan sangat jelas. Ini akan menghilangkan setiap kerancuan berfikir yang menghalangi kebenaran masuk dalam dirinya dan mengotori aqidahnya. Sehingga hatinya sampai pada puncak derajat keyakinan.

Ketika hati itu sehat, tidak banyak berisi penyakit syahwat dan syubhat, keadaannya akan diikuti oleh anggota badannya. Karena anggota badan akan jadi baik, disebabkan kebaikan hati. Dan menjadi rusak, disebabkan rusaknya hati.

(Tafsir as-Sa’di, hlm. 366)

Pada dasarnya, setiap pengobatan harus menggunakan Al-Qur'an setelahnya  barulah menggunakan obat-obatan sekalipun pada penyakit jasmani.

Al-Qur'an adalah penawar dan obat bagi hati, penyehat badan dan penyembuh baginya.

وننزّل من القرءان ما هو شفآء

"Kami turunkan dari Al-Qur'an suatu yang menjadi penawar.." (QS. Al Isro' : 82)

Penggunaan ungkapan kata _syifa_ yang berarti penawar dan tidak dengan menggunakan kata _dawa'_ yang berarti obat sebab hasil nya nyata dan tanpa perantara, sementara obat hanya bersifat spekulatif kadang bisa sembuh atau terkadang tidak mempunyai pengaruh.

Al-Qur'an sebagai penawar total bagi semua penyakit, baik penyakit hati dan tubuh, di dunia dan akhirat.

Dan tidak semua orang diberikan kesiapan dan kemudahan untuk sembuh dengan Al-Qur'an, jika orang yang sakit berobat dengan cara yang baik (dengan ruqyah) dan mengobati penyakitnya dengan *keyakinan yang mantap, iman yang kuat, penerimaan yang sempurna, keyakinan yang teguh dan memenuhi semua syaratnya niscaya penyakit tidak akan mampu menghadapi nya*

Bagaimana mungkin suatu penyakit mampu menghadapi firman Allah, Tuhan langit dan bumi, yang apabila firman itu diturunkan kan kepada gunung-gunung niscaya akan menghancurkannya.

Dan tidaklah ada penyakit, baik penyakit hati dan jasad kecuali Al-Qur'an telah menunjukkan baginya cara pengobatan dan sebab-sebab penyembuhannya. _"Orang yang tidak sembuh dengan Al-Qur'an tidak akan disembuhkan oleh Allah, orang yang tidak mencukupi anak diri dengan Al-Qur'an, *maka dia tidak akan pernah dicukupkan oleh Allah*."_ (Zaadul Ma'ad:4/352)

Oleh karenanya harus dengan keyakinan yang mantap dan sikap berbaik sangka kepada Allah, sebab diantara syarat agar obat bermanfaat bagi seseorang yang sakit adalah sikapnya yang menerima obat tersebut dan menyakini manfaatnya bagi kesembuhan dirinya. (Zaadul Ma'ad:4/98)

Dan firman Allah tidak boleh dijadikan objek eksperimen sebab tindakan ini adalah cermin kerancuan didalam keyakinan.

Pendapat Ustadz Abdul Shomad terkait Ruqyah



Training dan Terapi Rehab Hati Training dan Terapi Rehab Hati Reviewed by Admin on April 18, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.